Sejarah Desa

Secara historis, Pada tahun 1943  Desa Sidayu masuk Kecamatan Bandar Kawedanan Bandar. Pada tahun tersebut Desa Sidayu Dukuh Jetis digunakan sebagai tempat pengungsian warga Bandar dan sekitarnya.

Mengapa dinamakan Desa Sidayu ? karena yang pertama kali membuka hutan di wilayah ini adalah mbah Ndayu yang konon di waktu mudanya sangat cantik, beliau dalah putri dari mbah Baurekso putra dari Jempaluh. Kemudian anak-anak dari mbah Ndayu memberi nama Desa Sido Ayu, kemudian berkembang sampai sekarang menjadi Sidayu. Nama Sidayu kemudian ditetapkan sebagai nama desa karena di daerah tersebut ada sendang yang bernama Sendang Sidayu.

Wilayah Desa Sidayu terdiri dari beberapa perdukuhan yang berbeda-beda dan dengan pendiri yang berbeda seperti :

    1. Dukuh Sidayu pendiri atau yang membuka hutan adalah Mbah Wali Ndayu.
    2. Dukuh Sipare pendiri atau yang membuka hutan adalah Mbah wali Khumaidi.
    3. Dukuh Cendono pendiri atau yang membuka hutan adalah Mbah Mangsi.
    4. Dukuh Sogo dan bledo pendiri atau yang membuka hutan adalah Mbah Sangkir.

Perkembangan pembangunan Desa Sidayu bisa dilihat dari berbagai kejadian  yang dapat dilihat dari catatan sejarahnya antara lain pada tahun 1954 untuk pertama kalinya diadakan pembangunan masjid di Desa Sidayu, tahun 1955 di Desa Sidayu terjadi kekurangan pangan, tahun 1965 para petani di Desa Sidayu di kenalkan  dengan padi jenis unggul PB-5 kemudian di tahun 1959-nya dikenalkan jenis unggul PB-8, tahun 1970 di Desa Sidayu dibangun jaringan irigasi oleh Dinas Pengairan, tahun 1972 Balai Desa Sidayu dibangun untuk pertama kalinya dengan dana swadaya masyarakat, tahun 1979 terjadi bencana alam berupa gempa bumi yang mengakibatkan masjid roboh, tahun 1980 diadakan rehabilitasi masjid dan di tahun tersebut balai desa Sidayu dibangun dengan dana bantuan dari pemerintah, tahun 1984 di Desa Sidayu di adakan Pembebasan Bukta Aksara melalui program kejar paket A dan pada tahun tersebut untuk pertama kalinya diadakan sertifikat masal untuk kepemilikan tanah untuk penduduk Desa Sidayu, tahun 1985 Jembatan jelgong dibangun untuk menghubungkan dukuh Cendono dan dukuh Sidayu, tahun 1990 Jalan-jalan di Desa Sidayu mulai di aspal, tahun 2003 Pembangunan Gedung TK dan jalan makadam Jelgong – Sogo, tahun 2007 pembangunan bendungan Jelgong dan Gedung Madin Dukuh Cendono, tahun 2008 pembangunan saluran irigasi sedongkal, tahun 2010 pembangunan saluran irigasi Dukuh Jetis dan Pembangunan Tebing jalan Dukuh Sipare, pembangunan Jembatan dan Drainase dukuh Sipare.